| Outbound pramuka |
Sisi menarik dari metode pembelajaran outbound adalah permainan sebagai bentuk penyampaiannya. Dalam permainan skill, individu tidak hanya ditantang berpikir cerdas namun juga memiliki kepekaan sosial. Dalam outbound peserta akan lebih banyak dituntut mengembangkan kemampuan ESQ (emotional and spiritual quotient), disamping IQ (intelligent quotient). Metode outbound training memungkinkan peserta dalam aktivitasnya melakukan sentuhan-sentuhan fisik dengan latar alam yang terbuka sehingga diharapkan peserta didik mampu menghayati kebesaran dan ke-Agungan Allah SWT. melalui ciptaanya yaitu alam. Sehingga penanaman nilai – nilai agama Islam lebih efektif dibandingkan pembelajaran agama yang biasa hanya dilakukan di dalam ruang dan terpacu pada penyampaian pendidik saja.
Konsep baru yang ditawarkan dalam pelatihan di alam terbuka saat ini adalah Islamic Experiential Learning. Yaitu pembelajaran agama Islam melalui outbound dengan memanfaatkan alam sebagai media pembelajaran. Aktivitas yang terdapat pada kegiatan outbound menantang peserta untuk mengoptimalkan empat potensi yang dimiliki yaitu: akal, fisik, emosional dan yang terpenting adalah potensi spiritual. Kegiatan - kegiatan yang dilakukan sangat sederhana namun, dibalut dalam permainan menyenangkan sehingga peserta didik akan mendapat pemahaman sangat dalam tentang keislaman.
Dalam kegiatan outbound ini peserta diajak untuk menyelami makna dari nilai – nilai keislaman yang luhur melalui berbagai aktivitas yang interaktif, menyenangkan, sarat hikmah dan menyentuh qalbu. Nilai-nilai Keislaman adalah nilai-nilai yang memiliki kebaikan di dunia dan akhirat. Nilai-nilai yang memiliki cita sosial yaitu nilai keadilan, perdamaian, kejujuran, tanggung jawab dan membawa kemaslahatan di dunia dan akhirat.8 Nilai – nilai keislaman dalam kegiatan outbound salah satunya adalah akidah Islam. (WARSIYAH)
